Hukuman untuk Diktator
Di akhirat, sebagai hukuman atas kekejamnya ketika
menjadi penguasa para mantan diktator diberi hukuman
oleh Tuhan dimana mereka diberi cacad fisik.
Suatu hari Komite Independen Pemantau Akherat (KIPA)
yang dipimpin oleh Tolung Mulyo Lukis (TML) diberi
tugas oleh Tuhan untuk mengecek kondisi para diktator
tersebut.
Hari pertama KIPA mengunjungi Hitler, mantan diktator
Nazi Jerman. Mereka melihat Hitler berjalan dengan
memegang tongkat sambil meraba-raba. 'Sebagai hukuman
Tuhan telah membutakan kedua matanya".
Hari kedua mengunjungi Stalin, mantan diktator Rusia.
Mereka melihat Stalin berjalan dengan dua tongkat.
"Sebagai hukuman Tuhan telah memotong kedua kakinya."
Hari ketiga mengunjungi Pinochet, mantan diktator
kejam dari Chili. Mereka melihat Pinochet sedang
disuapi. 'Sebagai hukuman Tuhan telah memotong kedua
tanganya".
Hari keempat mengunjungi Mussolini, mantan diktator
fasis dari Italia. Mereka melihat dia hanya ber ah uh
ah uh dengan lawan bicaranya. " Sebagai hukuman Tuhan
telah memotong lidahnya".
hari kelima KIPA mengunjungi Soeharto, mantan diktator
dari Indonesai yang juga terkenal kejam waktu
berkuasa. Mereka melihat Soeharto sedang
tersenyum-senyum. Matanya bisa melihat, lidahnya
normal, kaki dan tanganya lengkap.
TML langsung menghadap Tuhan. 'Mengapa semua diktator
diberi cacad fisik sebagai hukuman, tapi Soeharto
tidak ?"
Tuhan menjawab "Soeharto tidak perlu dibuat cacad,
sebab dia sudah cacad sejak berkuasa. Dia sudah tidak
punya otak sejak masih hidup dulu.".
he..he.he...
Posted at 05:27 pm by danangwd
 |  |  |
bunda ctk March 6, 2009 08:04 PM PST
jangan donggg.. kesian arwahnya ndak isa tenang lho.. alamnya kan dah lain, biar itu jd urusan Tuhan lah.. Ambil hikmah dari semua kejadian itu.. bravo buat ito..YAK TULL.. disadari ato tidak beliau tetep pny jasa bagi bangsa ini.. lha kita??? yahh mungkin aja toh kita bisa khilaf seandainya kita jd Suharto??? kita doakan saja arwah beliau tenang dialam sana.. msh bnyk tema klo hnya buat sekedar pelipur lara.. |
 |

 |  |  |
ABG (Asal Bukan Golkar) May 5, 2008 01:38 PM PDT
Lucu bangets .... mau lagi ! |
 |

 |  |  |
kader nasionalis January 30, 2008 03:22 PM PST
menanggapi pernyataan yang menilai seorang diktator adalah kejam,jahat,biadap,dan caci maki yang keji dsb. bukan hal yang pantas untuk di pikirkan dan di bicarakan, sebaliknya, kesejahteraan, keamanan dan ketenangan yang seharusnya di pikirkan, dibicarakan dan dilaksanakan demi kehidupan masa depan yang di cita-citakan bangsa dan negara. progresif thingking |
 |

 |  |  |
ito May 10, 2007 05:46 PM PDT
Suharto punya jasa dan kekurangan, jadi nggak lucu buat joke |
 |

 |  |  |
Name November 9, 2006 01:31 PM PST
ga lucu ah ! |
 |